Rabu, 23 Januari 2019

tool pada corel draw x7 dan fungsinya

FUNGSI-FUNGSI TOOL PADA COREL DRAW


tools corel
Toolbox merupakan sebuah kotak yang berisi bermacam-macam tools atau alat. Pada CorelDRAW, bagian ini berisikan alat-alat untuk membuat dan memoifikasi objek. Secara default, letaknya berada di lembar kerja sebelah kiri, namun dapat juga dipindah posisinya dengan mendragnya ke tempat yang diinginkan. Berikut toolbox pada CorelDRAW X5 (versi 15) :

Adapun penjelasan secara rinci mengenai fungsi – fungsi tool pada corel draw :

Pick Tool adalah tools untuk seleksi dan mengubah ukuran objek pada lembar kerja CorelDRAW

Shape Tool adalah tool untuk mengubah bentuk objek pada lembar kerja CorelDRAW. Dalam tool ini, tersimpan 4 jenis tool berbeda, yang fungsinya saling berkaitan, yakni : Shape, Smudge Brush, Roughen Brush, dan Free Transform. Adapun tombol shortcut atau jalan pintas yang dapat digunakan untuk mengakses tool ini secara cepat adalah tombol F10.

Crop Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk memotong sebagian dari objek pada lembar kerja CorelDRAW yang tidak di inginkan. Dalam tool ini, tersimpan 4 jenis tool berbeda, yang fungsinya saling berkaitan, yakni : Crop, Knife, Eraser, dan Virtual Segment Delete. Tool ini tidak memiliki tombol shortcut.

Zoom Tool adalah tool yang digunakan untuk memperbesar ataupun memperkecil tampilan objek pada lembar kerja CorelDRAW. Dalam tool ini, tersimpan 2 jenis tool berbeda, yang fungsinya saling berkaitan, yakni : Zoom (shortcut Z) dan Pan (shortcut H).

Freehand Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat berbagain macam garis dalam lembar kerja CorelDraw, baik garis bebas, point to point, maupun garis-garis yang lain. Terdapat banyak sekali tool yang tersimpan didalam tool freehand yang fungsinya saling berkaitan satu sama lain. Tool-tool tersebut adalah Freehand, 2-Point Line, Bézier, Artistic Media, Pen, B-Spline, Polyline, serta 3-Point Curve. Tombol yang dapat digunakan untuk mengakses tool Freeand secara cepat/shortcut tombolnya adalah tombol F5, sedangkan untuk mengakses tool Artistic Media, kita dapat menggunakan tombol I.

Smart Fill Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk menciptakan objek dan memberi warna. Terdapat 2 buah tool yang tersimpan didalam tool ini, yakni Smart Fill dan Smart Drawing (shortcut Shift+S)
Rectangle Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk menciptakan berbagai macam bentuk persegi. Dalam tool ini tersimpan dua buah tool, yakni Rectangle dan 3-Point Rectangle. Tool ini dapat diakses secara cepat dengan tombol F6.

Ellipse Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat berbagai macam lingkaran. Didalam tool ini terdapat 2 macam tool yang fungsinya saling berkaitan, yakni Ellipse dan 3-Point Ellipse. Tombol shortcut untuk mengakses Ellipse tool adalah F7.

Polygon Tool adalah tool yang digunakan untuk membuat berbagai bentuk objek pada lembar kerja CorelDRAW, yang berbentuk polygonal. Dalam Polygon Tool ini, tersembunyi 5 macam tool yang fungsinya saling berkaitan, yakni : Polygon, Star, Complex Star, Graph Paper, dan juga Spiral. Tombol shortcut untuk Polygon Tool adalah Y, sedangkan tombol yang dapat digunakan untuk mengakses Tool Graph Paper adalah D, serta Tombol A untuk Spiral Tool.

Basic Shapes Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat berbagai objek dengan bentuk dasar pada lembar kerja CorelDRAW. Dalam tool ini, terselip 5 buah tool untuk membuat 5 lima macam objek dengan bentuk yang berbeda-beda, yakni : Basic Shapes , Arrow Shapes, Flowchart Shapes , Banner Shapes, dan Callout Shapes.

Text Tool adalah tool yang digunakan untuk menyisipkan text dalam lembar kerja CorelDRAW dengan tombol shortcut F8.

Table Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk menyisipkan tabel dalam lembar kerja CorelDRAW.

Parallel Dimension Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat objek dengan kemiringan dimensi. Dalam tool ini tersembunyi 5 macam tool yang fungsinya saling berhubungan satu sama lain, yakni Parallel Dimension, Horizontal or Vertical Dimension, Angular Dimension, Segment Dimension, dan 3-Point Callot.

Straight-Line Connector Tool adalah tool yang digunakan untuk membuat garis antara 2 objek untuk menghubungkannya. Didalam tool ini, terdapat 4 macam tool, yakni Straight-Line Connector, Rigt-Angle Connector, Right-Angle Rounded Connector, serta Edit Anchor.

Blend Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk memadukan dua buah objek atau lebih dalam lembar kerja CorelDRAW. Dalam tool ini, tersimpan 7 macam tool yang fungsinya saling berkaitan antara tool satu dengan yang lainnya. Tool tool yang dimaksud adalah : Blend, Contour, Distort, Drop Shadow, Envelope, Extrude, dan yang terakhir adalah Transparency. Semua tool tersebut tidak memiliki tombol shortcut untuk mengaksesnya secara cepat, namun dapat diakses secara langsung melalui Toolbox.

Eyedropper Tool adalah tool yang digunakan untuk menyalin warna dari lembar kerja CorelDRAW, dalam tool ini, tersimpan 2 tool yang fungsinya saling berhubungan, yakni Color Eyedropper dan Attributes Eyedropper

Outline Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat outline atau garis tepi pada lembar kerja CorelDRAW. Terdapat banyak sekali tool yang tersimpan dalam Outline Tool, tool tool tersebut fungsinya saling berkaitan, yakni Outline Pen, Outline Color, No Outline, Hairline Outline, Beberapa ukuran garis outline ( 0.5 pt, 0.75 pt, 1 pt, 1.5 pt, 2 pt, 3 pt, 4 pt, 8 pt, 1 pt) dan juga Colour. Tombol shortcut / jalan pintas untuk mengakses Outline Pen secara cepat adalah dengan menekan tombol F12. Sedangkan untuk mengakses Outline Color secara cepat, dapat dilakukan dengan menekan tombol kombinasi Shift+F12.

Fill Tool adalah tool untuk memberi warna objek dengan berbagai metode. Terdapat 7 macam tool yang tersimpan dalam Fill Tool, yakni : Uniform Fill, Fountain Fill, Pattern Fill, PostScriot Fill, No Fill, dan Color. Tombol kombinasi shortcut untuk mengakses Uniform Fill adalah Shift+F11, sedangkan untuk Fountain Fill, cukup tekan F11

Inteactive Fill Tool adalah tool yang digunakan untuk memadukan dua warna atau lebih pada objek. Ada 2 macam tool yang tersimpan didalamnya, yakni Interactive Fill dengan shortcur G, dan Mesh FIll dengan shortcut M.
TITLE BAR
Memberi informasi tentang nama file dan aplikasi yang sedang dibuka. Pada ujung pojok kanan atas terdapat tombol Maximize Button untuk membuat tampilan CorelDRAW satu layar penuh, Minimize button untuk meletakkan program pada Taskbar menu, sedangkan Close button untuk mengakhiri program.
MENU BAR
Menu Bar adalah barisan menu yang terdiri dari File, Edit, Layout, Type, Element, Utilities, View, Window dan Help. Semua perintah-perintah terdapat pada menu menu tersebut.
STANDARD TOOL BAR
Perintah – perintah yang sering digunakan dapat juga diakses melalui Standard Tool Bar. Pada Standard Tool Bar terdapat icon – icon perintah yang sering kita gunakan, misalnya untuk membuat file baru, membuka file, menyimpan, mencetak dan sebagainya. Hanya dengan klik sekali pada icon yang dimaksud maka perintah akan langsung dijalankan oleh CorelDraw.
PROPERTY BAR
Property Bar merupakan baris perintah yang unik, karena tampilannya akan selalu berubah dan perintah-perintah yang ada didalamnya akan menyesuaikan dengan icon yang sedang aktif pada tool Box. Misalnya tool Box sedang aktif pada Zoom Tool, maka akan memunculkan property dari Zoom tool, demikian juga dengan tooltool yang lain. Disini kita akan dapat lebih cepat dalam mengakses perintah-perintah yang berhubungan dengan tool yang sedang aktif.
RULER
Berfungsi untuk membantu kita dalam membuat desain dengan ukuran yang tepat. karena terdapat mistar horizontal dengan satuan ukuran yang dapat kita ubah sewaktu-waktu.
PRINTABLE AREA
Merupakan area dimana desain kita diletakkan untuk dicetak. Untuk mendesain kita boleh di luar printable area, namun ketika akan dicetak maka harus dimasukkan ke printable area tersebut.
COLOR PALETTE
Warna merupakan unsur penting dalam sebuah desain grafis. CorelDRAW memberikan berbagai kemudahan untuk mengakses dan memilih berbagai model warna. Kita dapat mengakses tool-tool warna melalui on-screen color palette, Color dialog box, maupun Color Roll-upuntuk memilih warna isi, outline, kertas dan lain-lain. Namun langkah yang tercepat untuk mengakses warna adalah melalui On-screen color palette yan gtesedia di sebelah kanan window.
TOOL BOX
Merupakan barisan icon yang menyimpan berbagai macam perintah untuk pembuatan obyek dasar, editing obyek, efek-efek interaktif dan lain lain.
STATUS BAR
Memberikan informasi tentang operasi yang sedang dilakukan, koordinat posisi mouse berada dan juga informasi tentang warna pada obyek yang sedang diaktifkan, baik warna fill maupun outline. Yang perlu diperhatikan pada setiap bagian window CorelDRAW adalah, kita dapat mengakses suatu perintah melalui berbagai cara yang kita sukai. Misalnya untuk membuat file baru, dapat memalui menu bar, tool bar, maupun menggunakan perintah Short Cut.
TOOL BOX
Tool Box merupakan sarana utama pada CorelDRAW. Tool Box menyimpan berbagai perintah perintah untuk membuat obyek dasar, editing obyek, memberikan efek-efek interaktif dan lain-lain.
Berikut daftar tools dalam coreldraw :
1.Pick Tool
2.Shape Tool
3.Crop Tool
4.Zoom Tool
5.Freehand Tool
6.Smart Fill Tool
7.Rectangel Tool
8.Elipse Tool
9.Polygon Tool
10.Basic Shapes Tool
11.Text Tool
12.Table Tool
13.Paralel Dimension Tool
14.Straight Line Connector Tool
15.Blend Tool
16.Color Eyedropper Tool
17.Outline Pen
18.Fill Tool
19.Interactive Fill Tool
penjelasannya dibawah ini :
Pick Tool
Pick tool
tool ini memiliki ikon seperti cursor mouse pada setting defaultnya. Berfungsi untuk menyeleksi atau memilih objek.
Shape Tool
Shape tool
berfungsi mengedit garis atau objek dengan manipulasi titik. Memiliki shortcut dalam keyboard F10. Shape tool ini sendiri dibagi menjadi 3 jenis lagi yaitu :
Smudge Brush : Untuk mengubah objek gambar dengan menarik garis tepi.
Roughen Brush : Untuk mendistorsi objek gambar dengan menarik garis tepi.
Free Transform : Untuk mengubah bebas seperti : menggunakan rotasi, mengubah ukuran, memiringkan objek, dll.
Crop tool
berfungsi untuk menghilangkan bagian yang tidak diinginkan dalam objek. Crop tool juga memiliki 3 jenis lagi :
Knife : untuk memotong objek menjadi dua bagian terpisah.
Eraser : untuk menghapus area yang tidak diinginkan dalam objek.
Virtual Segment Delete : untuk menghapus suatu bagian objek yang berada dalam persinggungan.
Zoom tool
berfungsi untuk mengubah tingkat / level pembesaran jendela dokumen corel yang sedang kita buka. Ini sangat bermanfaat untuk mengedit objek yang terlalu kecil atau objek yang terlalu besar, sehingga tampilan objek sesuai dengan mata kita. Ada satu lagi jenis dari zoom tool ini yaitu Pan Tool.
Pan tool berfungsi untuk menggeser tampilan area/objek tanpa mengubah tingkat zoom level.
Freehand tool
Tool CorelDRAW yang berfungsi menggambar kurva (garis lengkung) dan garis lurus dalam segmen. Memiliki tombol shortcut F5 di keyboard anda. Freehand tool ini dibagi dalam 7 jenis lagi yaitu :
2-point line tool : untuk menggambar garis lurus dari satu titik (titik awal) ke satu titik yang lain (titik akhir).
Bezier tool : menggambar garis lengkung dalam segment dalam satu waktu.
•Artistic media tool : menambahkan efek brush, spray dan kaligrafi dengan menggunakan kursor pen dengan bebas. Banyak efek-efek yang mungkin anda sukai dalam tool yang satu ini.
Pen tool : menggambar garis lengkung dalam segmen dan melihat/meninjau masing-masing segmen yang telah kamu buat.
B-spline tool : menggambar garis lengkung dengan mengkontrol setting titik (point) tanpa merusak segmen.
Polyline tool : menggambar sambungan garis lurus atau garis lengkung secara continue (terus menerus) dalam satu action.
3-point curves tool : menggambar garis lengkung dengan cara mendrag dari titik awal , titik akhir dan memposisikan pada titik tengah.
Smart fill tool

berfungsi untuk membuat objek dari tumpang tindih area lali mengisikannya dengan warna atau tekstur. Tool ini memiliki satu jenis lagi yaitu smart drawing tool.
Smart Drawing tool : untuk mengubah / mengkonversi coretan pointer yang kamu gambar menjadi bentuk wujud objek (basic shapes) atau garis kurva yang halus.
Rectangle tooluntuk menggambar bentuk persegi empat atau kotak hanya dengan drag dan klik mouse kamu. Memiliki satu jenis lagi yaitu 3-point rectangle tool.
3-Point Rectangle tool : berfungsi untuk membentuk persegi empat dan kotak dengan menyusun nya per titik.
Ellipse tool
berfungsi untuk menggambar elips dan lingkaran hanya dengan drag dan klik mouse kamu. Juga memiliki satu jenis lagi yaitu 3-point ellipse tool.
3-Point Ellipse tool : untuk menggambar elips dan lingkaran dengan menyusun nya per titik.
Polygon tool
berfungsi untuk menggambar bentuk persegi banyak, hanya dengan drag dan klik mouse. Memiliki turunan 4 macam tools, yaitu :
Star tool : untuk menggambar berbagai macam bentuk bintang.
Complex Star tool : untuk menggambar bentuk bintang yang memiliki banyak potongan sisi.
Graph Paper tool : untuk menggambar bentuk kisi-kisi / susunan kotak-kotak seperti jala-jala.
Spiral tool : untuk menggambar lingkaran spiral secara simetris atau logaritmis
Basic Shapes tool
berfungsi untuk mempermudah/mempercepat proses menggambar bentuk segitiga, lingkaran, silinder, love/hati, dan masih banyak lagi bentuk-bentuk lainnya. Memiliki turunan 4 macam tools, yaitu :
Arrow shapes tool : untuk menggambar bentuk tanda panah dalam berbagai variasi
Flowchart shapes tool : untuk memudahkan menggambar suatu bagan (chart)
Banner shapes tool : untuk menggambar bentuk pita atau bentuk ledakan
Callout shapes tool : untuk menggambar bentuk balon bicara (ilustrasi bicara) dan label
→ Penjelasan Shortcut Untuk Corel Draw X3
(Keterangan :)

Break Apart →→ Ctrl+K
Combine →→ Ctrl+L
Contour →→ Ctrl+F9
Copy →→ Ctrl+C
Copy →→ Ctrl+Insert
Duplicate →→ Ctrl+D
Ellipse →→ F7
Envelope →→ Ctrl+F7
Export →→ Ctrl+E

Find Text →→ Alt+F3
Format Text →→ Ctrl+T
Freehand →→ F5
Full-Screen Preview →→ F9
Graph Paper →→ D
Group →→ Ctrl+G
Import →→ Ctrl+I
Lens →→ Alt+F3
New →→ Ctrl+N
Open →→ Ctrl+O
Options →→ Ctrl+J

Paste →→ Ctrl+V
Paste →→ Shift+Insert
Polygon →→ Y
Position →→ Alt+F7
Print →→ Ctrl+P
Rectangle →→ F6
Repeat →→ Ctrl+R
Rotate →→ Alt+F8
Save →→ Ctrl+S
Scale →→ Alt+F9
Spell Check →→ Ctrl+F12
Spiral →→ A

Text →→ F8
Undo →→ Ctrl+Z
Undo →→ Alt+Backspace
Ungroup →→ Ctrl+U
Visual Basic Editor →→ Alt+F11
What's This? →→ Shift+F1

Align Bottom →→ B
Align Centers Horizontally →→ E
Align Centers Vertically →→ C
Align Left →→ L
Align Right →→ R
Align To Baseline →→ Alt+F12
Align Top →→ T
All Small Capitals →→ Ctrl+Shift+K
Artistic Media →→ I
Back →→ Ctrl+PgDn
Bold →→ Ctrl+B
Brightness/Contrast/Intensity →→ Ctrl+B
Bring up Property Bar →→ Ctrl+Return
Bullet →→ Ctrl+M
Change Case →→ Shift+F3
Center →→ Ctrl+E
Center to Page →→ P
Color Balance →→ Ctrl+Shift+B
Color →→ Shift+F12
Color →→ Shift+F11
Convert →→ Ctrl+F8
Convert To Curves →→ Ctrl+Q
Convert Outline To Object →→ Ctrl+Shift+Q
Cut →→ Ctrl+X
Cut →→ Shift+Delete
Delete →→ Delete
Delete Character to Right →→ Delete
Delete Word to Right →→ Ctrl+Delete
Distribute Bottom →→ Shift+B
Distribute Centers Horizontally →→ Shift+E
Distribute Centers Vertically →→ Shift+C
Distribute Left →→ Shift+L
Distribute Right →→ Shift+R
Distribute Spacing Horizontally →→ Shift+P
Distribute Spacing Vertically →→ Shift+A
Distribute Top →→ Shift+T
Drop Cap →→ Ctrl+Shift+D

Edit Text →→ Ctrl+Shift+T
Exit →→ Alt+F4
Eraser →→ X
Font List →→ Ctrl+Shift+F
Font Size Decrease →→ Ctrl+NUMPAD2
Font Size Decrease →→ Ctrl+NUMPAD2
Font Size Increase →→ Ctrl+NUMPAD8
Font Size Increase →→ Ctrl+NUMPAD8
Font Size List →→ Ctrl+Shift+P
Font Size Next Combo Size →→ Ctrl+NUMPAD6
Font Size Next Combo Size →→ Ctrl+NUMPAD6
Font Size Previous Combo Size →→ Ctrl+NUMPAD4
Font Size Previous Combo Size →→ Ctrl+NUMPAD4
Font Weight List →→ Ctrl+Shift+W
Force Full →→ Ctrl+H
Forward One →→ Ctrl+PgUp
Fountain →→ F11
Full →→ Ctrl+J
Graphic and Text Styles →→ Ctrl+F5
HTML Font Size List →→ Ctrl+Shift+H
Hand →→ H
Horizontal Text →→ Ctrl+,
Hue/Saturation/Lightness →→ Ctrl+Shift+U
Insert Character →→ Ctrl+F11
Interactive Fill →→ G
Italic →→ Ctrl+I
Left →→ Ctrl+L
Linear →→ Alt+F2
Mesh Fill →→ M
Micro Nudge Down →→ Ctrl+DnArrow
Micro Nudge Left →→ Ctrl+LeftArrow
Micro Nudge Right →→ Ctrl+RightArrow
Micro Nudge Up →→ Ctrl+UpArrow
Move Down 1 Frame →→ PgDn
Move Down 1 Line →→ DnArrow
Move Down 1 Paragraph →→ Ctrl+DnArrow
Move Left 1 Character →→ LeftArrow
Move Left 1 Word →→ Ctrl+LeftArrow
Move Right 1 Character →→ RightArrow
Move Right 1 Word →→ Ctrl+RightArrow
Move Up 1 Frame →→ PgUp
Move Up 1 Line →→ UpArrow
Move Up 1 Paragraph →→ Ctrl+UpArrow
Move to Beginning of Frame →→ Ctrl+Home
Move to Beginning of Line →→ Home
Move to Beginning of Text →→ Ctrl+PgUp
Move to End of Frame →→ Ctrl+End
Move to End of Line →→ End
Move to End of Text →→ Ctrl+PgDn
Navigator →→ N
Next Page →→ PgDn
None →→ Ctrl+N
Nudge Down →→ DnArrow
Nudge Up →→ UpArrow
Nudge Left →→ LeftArrow
Nudge Right →→ RightArrow
Pan Down →→ Alt+DnArrow
Pan Left →→ Alt+LeftArrow
Pan Right →→ Alt+RightArrow
Pan Up →→ Alt+UpArrow
Pen →→ F12
Previous Page →→ PgUp
Properties →→ Alt+Return
Redo →→ Ctrl+Shift+Z
Refresh Window →→ Ctrl+W
Right →→ Ctrl+R
Size →→ Alt+F10
Save As →→ Ctrl+Shift+S
Select Down 1 Frame →→ Shift+PgDn
Select Down 1 Line →→ Shift+DnArrow
Select Down 1 Paragraph →→ Ctrl+Shift+DnArrow
Select Left 1 Character →→ Shift+LeftArrow
Select Left 1 Word →→ Ctrl+Shift+LeftArrow
Select Right 1 Character →→ Shift+RightArrow
Select Right 1 Word →→ Ctrl+Shift+RightArrow
Select Up 1 Frame →→ Shift+PgUp
Select Up 1 Line →→ Shift+UpArrow
Select Up 1 Paragraph →→ Ctrl+Shift+UpArrow
Select all objects →→ Ctrl+A
Select to Beginning of Frame →→ Ctrl+Shift+Home
Select to Beginning of Line →→ Shift+Home
Select to Beginning of Text →→ Ctrl+Shift+PgUp
Select to End of Frame →→ Ctrl+Shift+End
Select to End of Line →→ Shift+End
Select to End of Text →→ Ctrl+Shift+PgDn
Shape →→ F10
Show Non-Printing Characters →→ Ctrl+Shift+C
Snap To Grid →→ Ctrl+Y
Style List →→ Ctrl+Shift+S
Super Nudge Down →→ Shift+DnArrow
Super Nudge Left →→ Shift+LeftArrow
Super Nudge Right →→ Shift+RightArrow
Super Nudge Up →→ Shift+UpArrow
Text →→ Ctrl+F10
To Back →→ Shift+PgDn
To Front →→ Shift+PgUp
Toggle Pick State →→ Ctrl+Space
Toggle View →→ Shift+F9
Underline →→ Ctrl+U
Vertical Text →→ Ctrl+.
View Manager →→ Ctrl+F2
Zoom →→ Z
Zoom Out →→ F3
Zoom One-Shot →→ F2
Zoom To Fit →→ F4
Zoom To Page →→ Shift+F4
Zoom To Selection →→ Shift+F2
sumber:    http://tetesanpena27.blogspot.com/2013/09/fungsi-fungsi-tool-pada-corel-draw_1.html

menu pada corel draw x7 dan fungsinya

ungsi menu pada coreldraw X7

















Menu bar adalah barisan menu yang menampilkan perintah-perintah yang digunakan untuk mengatur dan mengolah obyek. Menu bar Coreldraw adalah sebagai berikut :

1. File
  •     New                            : Untuk membuat lembar kerja baru pada CorelDraw
  •     New From Template   : Membuat lembar kerja dari template yang tersedia
  •     Open                           : Membuka lembar kerja yang tersimpan sebelumnya
  •     Close                           : Menutup lembar kerja yang sedang aktif tanpa keluar dari Corel
  •     Close All                     : Menutup semua lembar kerja tanpa keluar dari Corel
  •     Save                            : Menyimpan lembar kerja yang sedang aktif
  •     Save As                       : Menyimpan lembar kerja dengan nama atau dengan eksistensi lain
  •     Import                         : Meyisipkan objek dari file lain (bukan corel) kedalam lembar kerja
  •     Export                         : Mengirim lembar kerja ke file lain (bukan corel)
  •     Export Office              : Mengirim lembar kerja ke Microsoft Office
  •     Send To                      : Mengirim lembar kerja ke tujuan tertentu diluar corel
  •     Print                            : Mencetak lembar kerja
  •     Print Preview              : Melihat lembar kerja yang akan dicetak
  •     Print Setup                  : Mengatur lembar kerja yang akan dicetak
  •     Publish To Web          : Menjadikan file web (html, htm, xtml, dan lain-lain)
  •     Publish To PDF          : Menjadikan file pdf
  •     Recent Files                : Melihat file yang baru-baru ini dibuka
  •     Document Info           : Melihat informasi lembar kerja
  •     Exit                             : Keluar dari program Corel
2. Edit
  •     Undo                          : Kembali ke pengaturan atau kondisi sebelumnya
  •     Redo                           : Menuju ke pengaturan atau kondisi berikutnya
  •     Cut                             : Memotong objek atau teks
  •     Copy                           : Menyalin objek atau teks
  •     Paste                           : Meletakan hasil copy atau cut
  •     Insert Barcode            : Menyisipkan barcode dalam lembar kerja
  •     Insert New Object      : Menyisipkan objek baru
  •     Properties                    : Menampilkan keterangan dari objek
3. View
  •     Full-Screen Preview   : Menampilkan lembar kerja pada layar monitor secara penuh
  •     Guidelines                   : Menampilkan garis bantu
  •     Grid                             : Menampilkan grid (kotak-kotak) pada lembar kerja
  •     Rulers                          : Menampilkan penggaris pada lembar kerja
4. Layout
  •     Insert Page                   : Menambahkan halaman lembar kerja
  •     Rename Page               : Menganti nama halaman lembar kerja
  •     Delete Page                  : Menghapus halaman lembar kerja
  •     Got To Page                 : Pergi ke halamantujuan yang dipilih
  •     Page Setup                   : Mengatur halaman lembar kerja
  •     Page Background         : Mengatur layar (background) lembar kerja
5. Arrange
  •     Group                           : Menjadikan satu semua objek yang dipilih
  •     Ungroup                       : Memisahkan kumpulan objek yang telah digroup
  •     Ungroup All                : Memisahkan kumpulan objek yang telah digroup secara keseluruhan
  •     Lock Object                  : Mengunci objek agar tidak dapat dipindahkan
  •     Unlock Object              : Membuka kunci objek agar dapat dipindahkan
  •     Unlock All Object        : Membuka semua kunci objek
6. Effects
  •     Artistic Media              : Memberi efek objek artistic media
  •     Blend                            : Memberi efek objek blend
  •     Contour                         : Memberi efek objek contour
  •     Envelope                       : Memberi efek objek envelope
  •     Extrude                          : Memberi efek objek extrude
  •     Bevel                             : Memberi efek objek bevel
  •     Lens                               : Memberi efek objek lensa
7. Text
  •     Character Formatting    : Membuat format teks
  •     Paragraph Formatting   : Membuat format paragraph
  •     Tabs                               : Membuat format tabs
  •     Columns                        : Membuat format kolom
  •     Bulets                            : Membuat format bullet
  •     Drop Cap                       : Membuat format drop cap
  •     Edit Text                        : Mengedit text
  •     Insert Symbol Characters : Memasukan teks
  • sumber : symbolqosyah-style.blogspot.com › Desain Grafis › Tutorial

Komentar

sejarah perkembangan corel draw

Sejarah Awal CorelDRAW

Sejarah CorelDRAW - Pendiri Corel Dr. Michael Cowpland
Corel Corporation awalnya didirikan oleh Dr. Michael Cowpland pada tahun 1985, pada tahun 1987 Corel merekrut beberapa orang Programer atau pengembang software untuk membangun sebuah software grafis berbasis vector untuk di jadikan satu dengan paket Desktop-publishing Corel. program tersebut yang akhirnya di beri nama CorelDRAW.

CorelDRAW pertama kali di luncurkan pada tahun 1988, CorelDRW di terima luas oleh masyarakat dan akhirnya corel hanya fokus pada pengembangan software. Produk dari Corel Corporation ini sendiri telah di gunakan oleh lebih dari 50 juta orang di seluruh dunia.

Sejarah Versi CorelDRAW Dari Awal Sampai Sekarang


CorelDRAW Versi 1.0 (1988)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 1.0 (1988)Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 1.0 (1988)

CorelDRAW Versi 1.0 ini berjalan di bawah windows 3.0 dan 3.1 CorelDRAW ditransformasikan kedalam ilustrasi serius yang mampu menggunakan font. Instalasi software ini hanya menggunakan 2 disket 3.5 inch. Software ini sudah memadai untuk membuat kartu undangan, kartu nama, logo, dan kop surat. Di versi ini sering mengalami perombakan ulang sampai menempuh 5 kali update dalam jangka waktu 1 januari 1989 sampai 2 februari 1990.

CorelDRAW Versi 2.0 (1990)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 2.0 (1990)

Dalam Versi 2.0 banyak fitur baru antara lain Envelope Tool (Untuk memecah teks atau objek menggunakan shape utama), Extrusion (untuk mensimulasi gambar dan volume dalam objek) dan Perspective (Untuk memecah objek sepanjang sudut X dan Y menjadi bidang yang perspective).

CorelDRAW Versi 2.5 (1992)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 2.5 (1992)

CorelDRAW Versi 3.0 (1992)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 3.0 (1992)Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 3.0 (1992)

Di versi ini corelDRAW melakukaan perbaikan di efisiensi memory sehingga kinerja corelDRAW bisa lebih cepat. Kini desain dapat dilihat / di preview secara real-time tanpa harus tampilan wireframe lagi. Corel PHOTO-PAINT juga diluncurkan pada versi ini.

CorelDRAW Versi 4.0 (1993)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 4.0 (1993)

Pada versi 4.0 ini corelDRAW sudah dilengkapi dengan multi-page. Kemampuannya ditingkatkan sebagai software desktop publishing seperti Page Maker. Hanya saja di versi ini harus dibayar dengan penggunaan Resource computer yang lebih tinggi.

CorelDRAW Versi 5.0 (1994)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 5.0 (1994)

CorelDRAW versi ini lumayan populer dan cukup lama digunakan oleh para Desainer Grafis karena dilengkapi dengan Colour Management, Kalibrasi Layar, Printer, Scanner, Effect Powerclip, Artistic Media, Lens dan Bitmap Effect. Hanya saja versi ini hanya bisa menyimpan file dengan jumlah nama maksimal 8 karakter.

CorelDRAW Versi 6.0 (1996)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 6.0 (1996)Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 6.0 (1996)

Karena dengan hadirnya Windows 95, CorelDRAW versi 32-bit ini pun disesuaikan agar bisa berjalan baik disistem operasi baru tersebut. Dalam versi ini tidak banyak fitur baru yang ditambahkan.

CorelDRAW Versi 7.0 (1997)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 7.0 (1997)

CorelDRAW Versi 7.0 ini lebih stabil dari versi sebelumnya. Banyak fitur baru yang ditambahkan, antara lain :
  • Keunggulan dari setiap versi sebelumnya
  • Properti bar yang sensitif (Context-sensitive Property bar)
  • Print Preview dengan Zoom dan Pan
  • Scrapbook (untuk melihat, menggeser dan menempatkan objek)
  • mencetak ke dalam HTML
  • Draft dan Enhanced display
  • Interactive Fill dan Blend tools
  • Transparency tools
  • Natural Pen tool
  • Find & Replace wizard
  • Merubah vector menjadi Bitmap (Convert To Bitmaps)
  • Pengecek Ejaan (Spell Checker)
  • Kamus (Thesaurus) dan pengecek susunan bahasa (Grammar Checker)
  • Corel Scan and Corel Barista (Dokumen Pertukaran Format Berbasis Java) juga termasuk dalam versi ini.
Versi ini lebih cepat dari yang sebelumnya dan tidak perlu upgrade hardware untuk menggunakan aplikasi ini.

CorelDRAW Versi 8.0 (1998)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 8.0 (1998)Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 8.0 (1998)

CorelDRAW versi ini hadir dengan fitur Drop ShadowDistortion Toolsdll. Tapi diperlukan spek hardware yang besar khususnya memory untuk bisa menggunakannya dengan lancar dan stabil.

CorelDRAW Versi 9.0 (1999)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 9.0 (1999)Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 9.0 (1999)

CorelDRAW Versi 9.0 ini memiliki fitur tambahan di antaranya :
  • CorelR.A.V.E. (Untuk Animasi vector)
  • Perfect Shapes
  • Web Graphics Tools (untuk membuat element-elemen yang interaktif seperti button Html)
  • Penyortir Halaman (Page Sorter)
  • Dokumen Multibahasa (Multilingual Document Support)
  • Petunjuk windows (Navigator Windows).

CorelDRAW Versi 10.0 (2000)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 10.0 (2000)Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 10.0 (2000)

Pada versi 10.0 ini terdapat versi tambahan seperti : Buka, Simpan, Import dan Eksport dalam format SVG.

CorelDRAW Versi 11.0 (2002)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 11.0 (2002)

Fitur baru dalam CorelDRAW versi 11.0 ini adalah : Kumpulan simbol-simbol yang langsung dapat diambil, Pemotong Gambar <(Untuk Desain Web), Pressure-Sensitive, vector brushes, 3 Point-Curve (Untuk Menggambar).

CorelDRAW Versi 12.0 (2003)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 12.0 (2003)Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi 12.0 (2003)

Pada CorelDRAW 12.0 ditambahkan fitur yang biasa ada di AutoCAD seperti Dynamic Guideline dan Snap to Object sehingga menggambar akan lebih presisi dan sempurna. Namun proses print pada versi ini sangat lambat.

CorelDRAW Versi X3 (2005)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi X3 (2005)Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi X3 (2005)

Fitur baru dari versi ini adalah :
  • Shapping Tools memotong dengan mengklik 2 kali (software vector pertama yang mampu untuk memotong sebuah grup vector dan bitmap dalam waktu yang sama)
  • Smart fill tool
  • Chamfer/Fillet/Scallop/Emboss tool
  • Ruang {engaturan Gambar (Image Adjustment Lab)
  • Menjiplak/Trace menjadi terintegrasi didalam CorelDRAW dibawah kendali PowerTRACE

CorelDRAW Versi X4 (2008)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi X4 (2008)Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi X4 (2008)

versi ini dibuat untuk mengatasi kompatibilitas dengan Windows Vista. beberapa fitus juga ditambahkan seperti : Layanan pengidentifikasi huruf (font) terkait didalam CorelDRAW, ConceptShare, Table tool, independent page layers, live text formatting, mendukung file kamera *.RAW.

CorelDRAW Versi X5 (2010)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi X5 (2010)Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi X5 (2010)

Versi ini kompatible dengan processor multicore dan Sistem Operasi Windows 7.
Fitur tambahannya adalah :
pengaturan isi (Corel CONNECT), Pengelolaan Warna, Alat-alat Grafis dan Animasi, pengembangan Kinerja Multi-core, Konten Digital Bernilai Tinggi (profesional huruf/fonts, clip arts, dan foto-foto), Pengisyaratkan objek (Object Hinting), pixel view, Mesh tool ditingkatkan dengan fitur transparansi, menambahkan dukungan sentuh (Added Touch Support), dan mendukung berbagai format file.
Corel dalam versi ini juga telah mengembangkan Tool Transform yang mana dapat membuat banyak salinan dari satu objek.

CorelDRAW Versi X6 (2012)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi X6 (2012)Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi X6 (2012)

Dirilis pada tanggal 20 maret 2012. Versi ini telah tersedia 2 versi, yaitu 32-bit dan 64-bit, tidak banyak fitur yang ditambahkan kedalam versi ini, hanya beberapa penyempurnaan dari fitur sebelumnya.

CorelDRAW Versi X7 (2014)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi X7 (2014)

Dalam versi X7 ini CorelDRAW hadir dengan banyak sekali perubahan dibanding versi sebelumnya. diantaranya, Desain Interface yg dapat disesuaikan secara penuh dengan mengambil konsep Metro Desain. Workspace lebih interaktif, fill & transparency tool yang bisa dikontrol sesuai keinginan.
Kemudahan untuk memilih font dengan tampilan yg lebih nyaman, terdapat special effect pada photo editing, layout dan drawing tool yg lebih presisi, dukungan terhadap resolusi tinggi dan multi-display, terdapat QR code generator dan beberapa perbaikan serta peningkatan baik itu pada desain maupun kinerja.

[ Baca Selengkapnya... ]

CorelDRAW Versi X8 (2016)

Sejarah CorelDRAW - CorelDRAW Versi X8 (2016)

Versi CorelDRAW X8 dirilis pada tanggal 15 maret 2016, sejak pertama kali dirilis corelDRAW mendapat banyak sekali feedback positif dari penggunanya, karena pada update kali ini Corel Corporation benar-benar memanfaatkan teknologi desain yang semakin berkembang pesat. Ditambah dengan fitur-fitur terbaru yang sangat memudahkan para desainer grafis dalam membuat banyak project                                                      .sumber= https://www.jagodesain.com/2015/12/sejarah-perkembangan-coreldraw.html